Barcelona Umumkan Daftar Pemain Starting Melawan Chelsea. Malam penuh nostalgia menanti di Stamford Bridge saat Barcelona bertandang ke markas Chelsea pada 26 November 2025, laga pekan kelima fase liga Liga Champions UEFA musim 2025/26. Hansi Flick, pelatih Blaugrana, baru saja umumkan daftar starting XI yang dirancang untuk keseimbangan serang-bertahan, dengan Frenkie de Jong kembali dari skorsing kartu merah lawan Athletic Bilbao akhir pekan lalu. Ini jadi momen krusial bagi kedua tim yang sama-sama kumpul tujuh poin: Chelsea di posisi 12 klasemen Eropa setelah imbang 2-2 lawan Qarabag, sementara Barcelona di 13 usai seri dramatis 3-3 kontra Club Brugge. Starting lineup Barcelona tampil solid, dengan Joan Garcia gantikan Wojciech Szczesny di gawang dan Raphinha dapat kesempatan start pertama sejak September. De Jong, yang absen dua laga, langsung dipasang di midfield untuk stabilkan tempo, sementara Robert Lewandowski haus gol usai cetak lima di empat laga terakhir. Pengumuman ini langsung viral, soroti strategi Flick untuk manfaatkan kecepatan sayap lawan pertahanan rapat tuan rumah. INFO CASINO
Starting Lineup yang Seimbang: Barcelona Umumkan Daftar Pemain Starting Melawan Chelsea
Flick pilih formasi 4-3-3 klasik untuk laga ini, dengan fokus transisi cepat dan pressing tinggi. Di gawang, Joan Garcia dapat noda setelah pulih dari cedera ringan—ia gantikan Szczesny yang absen hingga Desember karena masalah punggung. Lini belakang dipimpin Jules Koundé di kanan, Gerard Martín dan Pau Cubarsí di tengah, serta Álex Baldé di kiri; kombinasi pengalaman dan pemuda ini beri kestabilan, terutama Cubarsí yang menang 70 persen duel udara musim ini. Midfield jadi kunci: de Jong pasang sebagai anchor, didampingi Fermín López dan Dani Olmo untuk kreativitas—Olmo sudah beri tiga assist di UCL. Di depan, Lamine Yamal di kanan, Lewandowski sebagai ujung tombak, dan Ferrán Torres di kiri; Yamal, yang brilian lawan Brugge, siap duel sengit dengan Marc Cucurella. Raphinha, absen sejak September karena hamstring, masuk bangku cadangan tapi siap ganti Torres kalau butuh kecepatan ekstra. Lineup ini tunjukkan kedalaman skuad Barcelona, meski Pedri absen karena latihan individu dan Marc Casado cuma cadangan.
Kembalinya Frenkie de Jong dan Dampak Midfield: Barcelona Umumkan Daftar Pemain Starting Melawan Chelsea
Pengumuman lineup soroti kembalinya de Jong sebagai highlight utama. Bek asal Belanda ini absen dua laga akibat kartu merah konyol lawan Bilbao—tamparan ke lawan saat frustrasi—tapi ia langsung starter di posisi gelap. De Jong beri keseimbangan: passing akurasinya 92 persen musim ini, plus kemampuan intersepsi yang bantu Barcelona pulihkan bola 15 kali per laga rata-rata. Di midfield, ia duet dengan López yang energik—pemuda Spanyol cetak dua gol UCL—dan Olmo yang visi tajamnya picu serangan. Absennya Pedri karena masalah minor paksa rotasi, tapi Flick yakin trio ini cukup kuat lawan Enzo Fernández dan Moises Caicedo di kubu Chelsea. De Jong bilang pasca-latihan: “Saya lapar main lagi, ini laga untuk bukti kami.” Dampaknya? Midfield Barcelona bisa dominasi possession hingga 60 persen, cegah Chelsea bangun serangan dari belakang seperti yang sukses lawan Burnley.
Strategi Serangan Melalui Yamal dan Lewandowski
Bagian depan lineup jadi senjata utama Flick. Yamal, wonderkid 17 tahun, start di kanan setelah performa gemilang lawan Brugge—ia ciptakan dua peluang krusial dan menang 8 dribel. Duelnya dengan Cucurella bakal jadi sorotan: Yamal unggul kecepatan, sementara bek Chelsea andalkan pengalaman. Lewandowski, di tengah, lagi on fire dengan lima gol empat laga terakhir—termasuk brace lawan Bilbao—dan haus cetak di Eropa usai blank dua laga. Torres di kiri beri fleksibilitas, bisa geser ke tengah kalau Barcelona butuh variasi. Strategi? Tekan tinggi dari awal, manfaatkan set-piece di mana Barcelona cetak 30 persen gol musim ini. Flick sebut: “Kami harus tajam, Chelsea kuat di rumah.” Ini lineup ofensif tapi disiplin, soroti masalah defensif Barcelona yang kebobolan setiap laga UCL—tapi dengan de Jong, mereka harap clean sheet.
Respons Penggemar dan Ekspektasi Laga
Pengumuman lineup langsung ramai di media sosial, dengan fans Blaugrana trending #DeJongBack dan puji Yamal sebagai “masa depan.” Beberapa khawatir absen Pedri dan Szczesny, tapi mayoritas optimis usai menang 4-0 lawan Bilbao. Di kubu Chelsea, Enzo Maresca konfirmasi Cole Palmer absen karena masalah jempol, tapi Caicedo kembali dari bangku. Laga ini sarat sejarah: Barcelona cuma menang sekali dari lima pertemuan terakhir lawan Chelsea, tapi form terkini beri harapan. Ekspektasi? Gol over 2,5 dengan peluang Barcelona menang tipis 2-1, manfaatkan kelemahan away Chelsea yang cuma satu kemenangan dari empat. Ini bukan cuma tiga poin, tapi pernyataan ambisi Flick untuk bye babak knockout.
Kesimpulan
Lineup starting Barcelona lawan Chelsea jadi bukti strategi Flick: seimbang, dinamis, dan haus poin. Dengan de Jong kembali, Yamal bersinar, dan Lewandowski tajam, Blaugrana siap ubah narasi buruk away Eropa. Absen Pedri dan Szczesny tantangan, tapi kedalaman skuad beri keyakinan. Laga 26 November ini bisa jadi titik balik—kemenangan angkat Barcelona ke top-10 klasemen, tapi kekalahan tambah tekanan. Yang pasti, Stamford Bridge bakal jadi teater klasik, di mana satu momen Yamal atau Lewandowski bisa tentukan nasib musim. Blaugrana pulang dengan kepala tegak, asal fight seperti lawan Brugge.