Rapinha Hampir Dijual Oleh Barcelona. Raphinha kembali menjadi bahan pembicaraan di Barcelona menjelang akhir 2025. Winger Brasil ini sempat berada di ambang pintu keluar klub karena situasi finansial yang ketat dan minat besar dari luar, terutama liga Arab Saudi. Beberapa rumor menyebut ada kesepakatan verbal yang memungkinkan ia pergi setelah Piala Dunia 2026 jika tawaran menggiurkan datang. Namun, Raphinha sendiri tegas membantah dan menegaskan ingin bertahan lama di Camp Nou. Performa briliannya musim ini, dengan puluhan gol dan assist, membuat klub semakin enggan melepasnya, meski tekanan ekonomi tetap ada. INFO SLOT
Rumor Kepergian ke Arab Saudi: Rapinha Hampir Dijual Oleh Barcelona
Minat dari Arab Saudi memang kuat sejak awal tahun. Klub-klub di sana siap sodorkan kontrak fantastis yang bisa ubah hidup Raphinha dan keluarganya. Ada laporan bahwa tawaran mencapai ratusan juta euro untuk durasi panjang, jauh di atas gaji saat ini. Rumor semakin kencang akhir-akhir ini, dengan klaim ada pact rahasia bersama direktur olahraga Deco untuk fasilitasi kepindahan setelah 2026. Ini muncul karena Barcelona butuh dana segar untuk patuhi aturan finansial dan perkuat skuad lain. Meski begitu, Raphinha langsung respons di media sosial, sebut semua itu “omong kosong” dan tekankan ia bahagia di sini. Ia bahkan bilang ingin pensiun sebagai pemain Barcelona.
Performa dan Peran Krusial Raphinha: Rapinha Hampir Dijual Oleh Barcelona
Musim ini jadi puncak karier Raphinha di Barcelona. Ia catat puluhan kontribusi gol, jadi pilar serangan bersama talenta muda seperti Lamine Yamal. Pelatih Hansi Flick sering puji fleksibilitasnya, bisa main di berbagai posisi sayap atau bahkan lebih dalam. Performa ini ubah persepsi: dari pemain yang sempat diragukan karena adaptasi lambat, jadi aset tak tergantikan. Klub anggap dia “non-transferable” saat ini, karena kontribusinya bantu tim dominasi domestik dan kompetitif di Eropa. Kontrak hingga 2028 jadi tameng kuat, plus klausul rilis tinggi yang bikin pembeli berpikir ulang. Flick dan manajemen lihat Raphinha sebagai bagian proyek jangka panjang, bukan barang jualan cepat.
Situasi Finansial Barcelona dan Masa Depan
Barcelona memang sedang atur ulang keuangan setelah tahun-tahun sulit. Penjualan aset besar seperti Raphinha bisa bantu ringankan beban gaji dan buka ruang untuk rekrutan baru. Ada minat juga dari Premier League, tapi prioritas utama tampak dari Timur Tengah. Namun, dengan Raphinha tolak tawaran serupa sebelumnya dan performa sedang naik, klub lebih condong pertahankan. Negosiasi perpanjangan pernah macet soal durasi dan gaji, tapi kini situasi lebih stabil. Jika ia terus seperti ini, peluang pergi semakin kecil, apalagi ia sering bilang Barcelona adalah mimpi yang ingin ia jalani sampai akhir.
Kesimpulan
Raphinha yang sempat hampir dijual Barcelona kini jadi cerita masa lalu berkat performa luar biasa dan sikap tegas ingin bertahan. Rumor ke Arab Saudi tetap beredar karena faktor finansial, tapi pemain sendiri dan klub tunjukkan komitmen kuat untuk lanjut bersama. Ini jadi sinyal positif bagi Barcelona yang sedang bangkit, dengan Raphinha sebagai salah satu pilar utama. Di akhir 2025, ia bukan lagi kandidat keluar, melainkan kunci sukses tim ke depan. Masa depan cerah selama semua pihak selaras, dan suporter bisa tenang nikmati kontribusinya lebih lama.